Kanguru Pohon Wondiwoi, Hewan Endemik Papua yang Terancam Punah

2612

1001indonesia.net – Kanguru pohon wondiwoi (Dendrolagus mayri) merupakan kanguru pohon kecil yang ditemukan di Semenanjung Pegunungan Wondiwoi, Papua, Indonesia. Kanguru ini termasuk satwa endemik yang artinya tidak ditemukan selain di Pulau Papua.

IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) memperkirakan jumlah kangguru pohon wondiwoi tinggal 50 ekor saja dan memasukkannya ke dalam kategori critically endangered atau spesies yang sangat terancam punah pada 2008.

Kanguru pohon adalah jenis kanguru yang beradaptasi dengan lingkungan di atas pohon. Penyebarannya mencakup Australia, Papua, Queensland, dan pulau-pulau terdekat. Biasanya kanguru pohon ditemukan di daerah pegunungan, meskipun ada beberapa spesies juga yang hidup di dataran rendah. Sebagian besar kangguru pohon merupakan hewan yang terancam punah akibat perburuan dan kehilangan habitat.

Setidaknya terdapat 12 spesies kanguru pohon, sebagian besar mendiami Pulau Papua. Mengenai kanguru pohon wondiwoi, masih menjadi perdebatan apakah mereka merupakan spesies tersendiri ( Helgen, 2007) atau subspesies dari Dendrolagus dorianus, salah satu dari 12 spesies kanguru pohon yang diketahui (Flannery, 1995 dan Groves, 2005).

Sedikit sekali yang diketahui tentang spesies kanguru pohon wondiwoi ini. Keterangan tentangnya hanya diketahui dari spesimen tunggal berjenis kelamin jantan yang ditemukan pada tahun 1928 oleh Profesor Ernst Mayr (Jerman) di Pegunungan Wondiwoi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Pada 1933, oleh Rothschild dan Dollman, kanguru ini diberi nama Latin Dendrolagus mayri.

Berdasarkan satu-satunya spesimen yang ditemukan Ernst Mayr tersebut, berat kanguru pohon wondiwoi sekitar 9,25 kg. Bulunya berwarna hitam suram dengan beberapa bagian yang berwarna kekuningan. Daerah pantat dan tungkai berwarna kemerahan dengan ekor keputihan.

Kanguru ini diperkirakan hidup di daerah hutan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut. Daerah sebarannya terbatas di Semenanjung Pegunungan Wondiwoi Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Sebagaimana berbagai jenis kanguru pohon lainnya, kanguru pohon wondiwoi diperkirakan lebih banyak melakukan aktivitas di atas pohon. Makanannya adalah daun, buah, biji-bijian, bunga, getah, telur, anak burung, dan bahkan kulit.

Diperkirakan, kanguru pohon Wondiwoi merupakan pelompat yang andal. Satwa ini mampu melompat mencapai ketinggian 9 meter (24 kaki) dari pohon ke pohon, atau bahkan 18 meter agar mendarat selamat di permukaan tanah.

Panjang ekornya yang sama dengan panjang tubuhnya menjadikan mereka mampu bergerak lincah tanpa kehilangan keseimbangan.

LEAVE A REPLY

10 + nine =