Beauty, Diversity and Harmony

Di antara kisah-kisah yang dikenalkan pada anak-anak Indonesia, terdapat kumpulan kisah 1001 Malam. 1001 Malam berisi banyak kisah dengan tokoh yang berbeda dan alur cerita yang menarik. Kisah-kisah dari Tumur Tengah tersebut diceritakan bermalam-malam, untuk menghibur, mengajar, dan mengajak anak-anak untuk berpikir positif dan bersyukur.

1001 Indonesia adalah rentetan entri untuk mengisi kehidupan sehari-hari dengan hal-hal indah mengenai Indonesia. Tidak berarti kehidupan Indonesia hanya positif saja. Dengan beberapa entri, pandangan kita diarahkan untuk semakin mencintai dan membuat keindahan ini awet sampai generasi mendatang.

1001 Indonesia juga diasalkan dari karya 101 alasan mencintai Indonesia. 101 ini adalah simbol “banyak dan kaya”. 101 juga langgam bahasa yang menujuk pada “one o one” (dalam bahasa Inggris), yang berarti “berhadap-hadapan”, atau “interaksi”. 1001 Indonesia adalah interaksi yang semakin banyak dan kaya terhadap Indonesia.

Dengan demikian, 1001 Indonesia adalah cerita tentang keragaman Indonesia dan sekaligus sebuah projek. Kita tidak pernah sanggup meringkus hakikat Indonesia karena akan selalu ada yang luput.

Keragaman Indonesia adalah kekayaan dan keindahan yang harus kita syukuri. Kita akan mengeksplorasi satu per satu keragaman itu tanpa pernah kita ketahui kapan akan selesai, karena Indonesia terus-menerus dalam proses menjadi. Ia adalah projek yang tidak pernah usai.

Namun, dalam realitas yang tidak pernah usai itu, kita tetap merasakan makna keindonesiaan. Ia adalah harmoni dari keragaman. Ia tidak membiarkan keragaman berubah menjadi sesuatu yang destruktif terhadap dirinya sendiri dan orang lain. Keragamannya selalu diikat dalam harmoni yang menjamin setiap bagiannya dapat hidup bersama dalam damai. Inilah yang kami tampilkan dalam projek 1001 Indonesia.

Harmoni dan keindahan yang ada di Indonesia ditopang oleh karakter alam dan manusia Nusantara. Ekosistem nusantara yang terdiri dari lautan merefleksikan kemampuan kita untuk menyerap dan membersihkan.

Sifat lautan adalah menyerap tanpa mengotori. Di dalam sifat lautan terkandung kemampuan untuk menampung keragaman.

Selain itu, tanah nusantara yang subur akibat dari muntahan debu vulkanik juga merefleksikan keindonesiaan kita. Dalam kesuburannya terkandung kesanggupan untuk menerima dan menumbuhkan. Di tanah nusantara, berbagai budaya diterima namun tumbuh dan berkembang dalam cita rasa nusantara.

Kita menerima dan mengolahnya menjadi lebih indah.

 

Panel:

Chandra Saputra Purnama, Henry T. Simarmata, Sunaryo, Fachrurozi, Arif Susanto, Toto Sugiarto, Goeswin Noer Rizal, Neneng Nurjanah, Achmad Sapei, Siti Muniroh