Green Canyon (Cukang Taneuh), Pesona Alam di Kabupaten Pangandaran

733
Green Canyon (Cukang Taneuh), Pesona Alam di Kabupaten Pangandaran
Keindahan alam Green Canyon atau Cukang Taneuh di Pangandaran, Jawa Barat. (Foto: anekatempatwisata.com)

1001indonesia.net – Cukang Taneuh (Jembatan Tanah) atau Green Canyon (Ngarai Hijau) adalah salah satu objek wisata dari Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Objek wisata ini merupakan aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktit dan stalagmit yang memesona. Sungai ini diapit dua tebing tinggi dengan hijaunya pepohonan.

Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang peneliti Amerika bernama Bill John yang datang ke Pangandaran pada akhir 1980-an. Saat itu, Bill datang untuk meneliti di kawasan sekitar Cukang Taneuh.

Saat melihat keindahan alam di Cukang Taneuh, Bill menyadari bahwa kawasan tersebut mirip dengan salah satu lokasi wisata di Amerika Serikat, Grand Canyon. Kesamaan kedua lokasi tersebut adalah adanya aliran sungai yang diapit oleh dua tebing. Hanya saja, alam di Grand Canyon gersang, sedangkan di Cukang Taneuh dipenuhi tanaman hijau. Oleh karena itu, ia menyebutnya sebagai Green Canyon.

Sementara itu, ada juga yang menyebut bahwa seorang turis dari Prancis-lah yang memopulerkan nama Green Canyon pada 1993.

Hingga kini, nama Green Canyon pemberian orang asing ini lebih populer ketimbang nama asli yang diberikan oleh warga setempat.

 

Grand Canyon di Amerika Serikat (Foto: canyontours.com)
Grand Canyon di Amerika Serikat. Bandingkan dengan Green Canyon yang ada di Indonesia. (Foto: canyontours.com)

Warga setempat menamakan lokasi ini sebagai Cukang Taneuh atau Jembatan Tanah karena tepat di hulu aliran Sungai Cijulang terdapat jembatan tanah selebar 3 meter dengan panjang 40 meter. Jembatan tersebut menghubungkan dua tebing di atas aliran sungai dan membentuk terowongan.

Daya tarik tempat wisata Green Canyon ini adalah aliran Sungai Cijulang yang melintas menembus gua yang memesona dengan stalaktit dan stalagmitnya. Air sungainya sangat jernih dengan warna kebiru-biruan. Dua tebing yang mengapit sungai dengan rimbunan pohon menjadi lukisan alam yang sangat indah.

Di lokasi wisata ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan menyusuri sungai menggunakan kapal motor. Pengunjung dapat pula melakukan body rafting, yaitu berenang menyusuri sungai dengan menggunakan helm dan pelampung. Berenang mengikuti aliran sungai yang jernih dengan suara gemuruhnya, serta pemandangan dua tebing tinggi menjulang tentu menjadi pengalaman yang seru dan sulit dilupakan.

Body Rafting di Green Canyon (Foto: adventure-pangandaran.com)
Body Rafting di Green Canyon (Foto: adventure-pangandaran.com)

LEAVE A REPLY

6 + four =