Makanan Pokok Indonesia Selain Nasi

124
Makanan Pokok Indonesia
Ilustrasi (Foto: nycollegium.org)

1001indonesia.net – Kekayaan kuliner Nusantara sudah terlihat dari beragamnya makanan pokok yang ada. Tak hanya nasi, masyarakat Indonesia mengonsumsi beragam jenis makanan pokok lain, berupa umbi-umbian, jagung, dan makanan lainnya.

Makanan pokok adalah makanan yang menjadi gizi dasar (Kuswanto, 2017). Makanan ini biasanya tidak menyediakan keseluruhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Itu sebabnya, makanan pokok dilengkapi dengan lauk-pauk untuk mencukupi kebutuhan gizi manusia.

Umumnya makanan pokok masyarakat Indonesia adalah nasi. Namun, sebenarnya makanan pokok masyarakat Indonesia sangat beragam. Berikut beberapa makanan pokok masyarakat Indonesia selain nasi.

Sagu

Papeda
Sagu yang diolah menjadi papeda disajikan bersama kuah kuning dan ikan tude bakar. (Foto: Ambon Ekspres)

Sagu paling banyak dijadikan makanan pokok di daerah Indonesia bagian timur. Makanan pokok ini biasa diolah menjadi papeda dan disajikan bersama lauk ikan kuah kuning serta sayur.

Konon, pohon sagu merupakan tanaman asli Indonesia, berbeda dengan padi, jagung, singkong, dan gandum yang datang dari luar. Relief Candi Borobudur memperkuat argumen ini. Sagu merupakan satu dari empat jenis pohon yang tergambar dalam relief Palma Kehidupan di Candi Borobudur, selain lontar, aren, dan nyiur.

Sagu menjadi makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua karena memang di dua daerah tersebut tanaman ini banyak tumbuh secara alami. Habitatnya sendiri tersebar di Pulau Mentawai sampai Thailand Selatan, Filipina Selatan, dan pulau-pulau di bagian barat Pasifik.

Sagu mengandung karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi. Selain itu, sagu juga mengandung zat besi, kalium, dan kalsium, serta vitamin dan asam folat, tetapi jumlahnya tidak terlalu signifikan.

Baca juga: Ulat Sagu, Kuliner Khas Papua yang Bergizi Tinggi

Singkong

tiwul
Olahan singkong yang disebut tiwul ini menjadi makanan pokok di sejumlah daerah di Jawa. (Foto: bisniswisata.co.id)

Singkong diperkirakan berasal dari Amerika Latin. Tanaman ini dapat tumbuh hampir di semua sifat tanah di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Umbinya menjadi sumber karbohidrat, sedangkan daunnya menjadi sumber protein.

Olahan singkong sebagai penganan sangat berkembang di Indonesia. Singkong menjadi bahan dasar banyak makanan khas Indonesia. Kekayaan yang menjadi keunikan kuliner Nusantara ini semakin diakui dan bahkan diolah juga oleh bangsa-bangsa di Asia Tenggara.

Salah satu olahan singkong sebagai makanan pokok adalah tiwul. Makanan ini dikonsumsi masyarakat Jawa di beberapa daerah, seperti Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, dan Blitar.

Nutrisi singkong cukup padat. Dalam sekitar 100 gram singkong, terkandung 40 gram karbohidrat, 165 kalori, dan 2 gram serat, gula, serta protein.

Baca juga: Olahan Singkong, Makanan Khas Nusantara

Jagung

Nasi jagung merupakan makanan pokok masyarakat Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur secara turun-temurun. Di Makassar, jagung putih atau jagung pulut menjadi bahan utama masakan bubur bassang.

Baca juga: Mengenal Beragam Bubur Nusantara yang Menggugah Selera

Sedikit berbeda dengan sumber karbohidrat lainnya, jagung kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Dalam sekitar 160 gram jagung, terkandung 177 kalori dan 41 gram karbohidrat. Selain itu, jagung juga mengandung vitamin C, B1, B9, serta magnesium dan kalium.

Bubur Bassang
Bubur bassang merupakan makanan khas dari Makassar. Bahan utamanya adalah jagung putih atau jagung pulut.

Ubi jalar

Ubi adalah pilihan makanan pokok yang cocok dikonsumsi orang yang sedang diet. Jenis umbi-umbian yang banyak dikonsumsi adalah ubi jalar. Para ahli menyebutkan bahwa ubi jalar berasal dari wilayah Amerika Selatan atau Papua.

Jenis ubi jalar yang terdapat di Papua sendiri merupakan jenis ubi jalar merah yang banyak dikonsumsi oleh warga yang tinggal di daerah pegunungan. Ada pula ubi jalar hasil budidaya setempat yang terkenal salah satunya adalah ubi cilembu dengan rasa yang manis.

Ubi jalar merupakan sumber energi yang baik dan mengandung aneka vitamin, mineral, dan serat. Soal kandungan vitamin, ubi sangat kaya akan vitamin A dan C. Kedua vitamin tersebut sangatlah penting bagi kesehatan tubuh.

Jemawut

Bahan makanan dari jenis tanaman milet atau serealia berbiji kecil ini merupakan salah satu makanan pokok yang kaya nutrisi.

Bangsa China telah membudidayakan tanaman ini sejak 5000 tahun sebelum Masehi. Beberapa dugaan jewawut mulai menyebar di Indonesia sejak 3000 tahun sebelum Masehi dan menjadi salah satu makanan pokok di Indonesia sebelum dikenalnya budi daya padi.

Pada masa lalu, orang Bali dan Makassar memasaknya dengan santan kelapa hingga menjadi seperti bubur. Di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, NTT, jemawut menjadi salah satu jenis pangan yang dikonsumsi semasa paceklik, kala kekeringan atau krisis pangan berkepanjangan melanda.

Sorgum

Sorgum adalah jenis bahan makanan pokok yang kaya akan nutrisi. Selain sumber pangan, sorgum juga bisa digunakan sebagai pakan ternak hingga bahan baku industri (alkohol dan biofuel).

Kadar nutrisi yang dimiliki sorgum lebih tinggi dari beras, terutama kandungan protein, kalsium, zat besi, serta vitamin B1 nya. Di samping itu, kandungan seratnya yang tinggi membuat orang yang mengonsumsi sorgum akan merasa kenyang lebih lama.

Jelai

Jelai merupakan salah satu makanan pokok yang tidak banyak dikenali saat ini. Bentuk jelai mirip dengan padi dengan ukuran yang lebih kecil. Kandungan seratnya tinggi.

Menurut beberapa ahli, dahulu jelai merupakan makanan pokok masyarakat Dayak. Mereka mengolah jelai menjadi nasi jelai, bubur, hingga berbagai jenis kue untuk dimakan sebagai makanan sehari-hari.

Pisang

Meski tergolong buah-buahan, pisang juga kerap dijadikan sebagai makanan pokok orang Indonesia. Namun, jenis pisang yang digunakan sebagai makanan pokok tentunya berbeda dengan pisang yang biasa diolah untuk kue atau kudapan.

Nutrisi yang terkandung dalam pisang juga tak kalah menyehatkan dibanding jenis makanan pokok lainnya. Buah ini mengandung kalium dalam jumlah yang tinggi. Perlu diketahui bahwa kalium adalah salah satu nutrisi yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan di tubuh, serta mengatur penyerapan dan pembuangan nutrisi di sel.

Gadung

Gadung adalah tanaman umbi-umbian asli Indonesia. Umbi ini mengandung karbohidrat sehingga dapat berfungsi sebagai makanan pokok.

Di beberapa desa, gadung rebus banyak dikonsumsi secara langsung. Umbi gadung dapat diolah menjadi keripik. Selain itu, tepung umbi gadung menjadi bahan pembuatan berbagai makanan tradisional.

Yang perlu diperhatikan, umbi gadung mengandung racun. Meski demikian, mengonsumsi gadung tidak berakibat fatal. Keracunan gadung dapat mengakibatkan pusing dan muntah-muntah. Karena adanya kandungan racun tersebut, gadung harus diolah dengan baik dan benar agar racunnya hilang atau berkurang.

Beberapa jenis bahan makanan di atas hanyalah beberapa contoh dari keberagaman makanan pokok yang kita miliki. Indonesia sendiri memiliki kekayaan umbi-umbian yang dapat digunakan sebagai makanan pokok, seperti gembili, ganyong, garut, suweg, talas, dan uwi.

Baca juga: Mengenal Beragam Bubur Nusantara yang Menggugah Selera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.