Kue Ape, Jajanan Tradisional yang Digemari Masyarakat Jakarta

584
Kue Tete
Kue tete sering disebut sebagai serabinya orang Jakarta. (Foto: idntimes.com)

1001indonesia.net – Makanan yang banyak di jajakan di pinggir jalan ini memiliki bentuk sekaligus nama yang unik. Mungkin sekali Anda sering melihatnya, meski tak tahu kalau namanya adalah kue ape atau kue tete.

Kue ape merupakan olahan dari tepung terigu, tepung beras, telur, santan, vanili, dan gula dengan diberi pewarna berbahan daun suji atau daun pandan. Bentuknya melebar dengan bagian tengahnya menyembul. Dari bentuk inilah, nama kue tete berasal.

Kue ini disebut sebagai serabinya orang Jakarta. Hal ini karena memang bentuk serta teknik memasaknya sama seperti serabi, yakni menggunakan wadah cekung yang ditaruh di atas arang.

Jajanan tradisional ini memiliki tekstur empuk dan renyah di bagian pinggirnya. Rasanya mirip seperti kue pancake dengan rasa manis-garing beraroma santan dengan warna hijau cerah. Rasanya yang nikmat dan harganya yang murah meriah membuatnya menjadi salah satu jajanan paling populer di ibu kota.

Awalnya, kue ape berwarna putih seperti serabi. Agar lebih menarik minat pembeli, dibuatlah variasi warna hijau dengan menambahkan daun suji atau daun pandan agar lebih menarik perhatian pembeli. Saat ini, selain berinovasi pada warna, penggiat bisnis kue khas Betawi ini juga berinovasi pada topping.

Jajanan khas Betawi ini dapat dengan ditemui di daerah ibu kota. Biasanya penjajanya mangkal di dekat-dekat sekolah maupun tempat-tempat keramaian di pinggiran kota Jakarta. Pedagang kue ape umumnya berkeliling dengan gerobak yang dilengkapi dengan tungku tempat memasak kue ape.

Baca juga: Kerak Telor, Sajian Kuliner Kebanggaan Warga Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.