Empal Gentong, Lezatnya Kuliner Khas Cirebon

Syauqy Robanny, Muhammad Nazri, A. Nurfuadi

278
empal gentong
Foto: cookpad.com

1001indonesia.net – Salah satu makanan khas Cirebon yang rasanya sangat menggoda adalah empal gentong. Mirip dengan gulai, makanan ini dimasak menggunakan kayu bakar jenis tertentu untuk memberi cita rasa yang khas.

Nama kuliner berkuah khas kota udang ini diambil dari bahan utama yang digunakan serta proses memasaknya. Empal merujuk pada bahan yang digunakan, yaitu daging sapi dengan sedikit lemak. Sedangkan nama gentong menunjukkan proses memasaknya yang menggunakan kuali atau periuk yang terbuat tanah liat.

Istilah empal dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah daging yang dipotong pipih dan digoreng (setelah direbus dan dibumbui). Sedangkan, empal di Cirebon adalah gulai, bukan gepuk atau dendeng. Disebut demikian karena empal gentong dimasak paling sedikit lima jam menggunakan gentong dengan bahan bakar kayu.

Yang menarik dari kuliner khas Cirebon ini adalah proses memasaknya yang menggunakan kayu bakar khusus, yaitu pohon asam dan pohon mangga. Penggunaan dua jenis kayu bakar tersebut memberi cita rasa yang khas pada makanan ini.

Meski demikian, seiring perkembangan zaman, sebagian rumah makan memasaknya dengan kompor gas dengan alasan kepraktisan.

Awalnya, daging yang digunakan untuk memasak kuliner khas Cirebon ini adalah daging kerbau. Hal itu terjadi ketika Sunan Gunung Djati (Syarif Hidayatullah) berada di wilayah Cirebon untuk menyiarkan agama Islam.

Sunan Gunung Djati yang menjunjung tinggi nilai toleransi menghormati tradisi umat Hindu yang mengeramatkan sapi. Saat itu, banyak masyarakat di sekitar Cirebon yang masih beragama Hindu. Sebab itu, dipilhlah daging kerbau.

Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini daging yang digunakan untuk membuat empal gentong adalah daging sapi.

Penyajian

Empal Gentong disajikan dengan daun kucai dan sambal berupa cabai kering giling. Sambal ini sangat pedas sebab merupakan sebab menggunakan cabai merah kering yang ditumbuk. Empal gentong dapat disajikan dengan nasi atau lontong.

Menu ini disajikan dalam keadaan panas. Daun kucai digunakan sebagai penyedap sekaligus penetralisir lemak. Dilengkapi dengan sambal cabai kering dan kerupuk kulit kerbau sehingga terciptalah cita rasa yang khas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.