Ayam Taliwang, Nikmatnya Sajian Ayam Bakar Pedas Khas NTB

56
Ayam Taliwang
Ayam Taliwang (Foto: Validnews.id)

1001indonesia.net – Pulau Lombok dikenal dengan pemandangan alamnya yang sangat memanjakan mata. Namun, tak hanya alamnya yang indah, Lombok juga memiliki beragam kuliner khas yang dikenal luas karena nikmat rasanya. Salah satunya adalah ayam taliwang.

Ayam Taliwang merupakan ayam bakar yang dibuat dengan bumbu khas pedas, manis, dan gurih. Meski dikenal sebagai makanan khas dari Pulau Lombok, sebenarnya makanan ini pertama kali dipopulerkan oleh orang Taliwang, Sumbawa Barat, yang saat itu sedang menjalankan misi perdamaian di Pulau Lombok.

Sejarah

Menurut Musa Hubeis dan W. Kania Dewi (2018), kemunculan ayam taliwang dilatarbelakangi oleh perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali. Saat itu, pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang yang mendapat serangan dari Kerajaan Karangasem, Bali.

Orang-orang dari Kerajaan Taliwang ditempatkan di wilayah yang kemudian dinamakan sebagai Karang Taliwang. Mereka ditugaskan melakukan pendekatan ke Raja Karangasem untuk menghentikan peperangan. Dalam misi perdamaian itu, ikut pula pemuka agama Islam, juru masak, dan juru kuda.

Sejalan dengan tugas dan misi yang dijalankan, para juru masak menyiapkan makanan bagi pemimpin perang dan para prajurit. Salah satunya adalah ayam bakar. Saat itu, olahan ayam termasuk jenis makanan yang istimewa yang hanya dihidangkan pada saat-saat tertentu dan hanya untuk konsumsi sendiri.

Seiring berjalannya waktu, terjadi pembauran antara masyarakat Karang Taliwang dan masyarakat Sasak. Berlangsunglah pertukaran pengetahuan dan tata cara kehidupan sehari-hari.

Pembauran juga terjadi dalam bidang pengolahan makanan. Ayam bakar khas masyarakat Taliwang diolah dengan mengadopsi budaya masyarakat Sasak yang menyukai pedas. Ayam bakar pedas inilah yang saat ini kita kenal sebagai ayam taliwang.

Pengolahan dan penyajian

Ayam pedas asal Karang Taliwang ini berbahan dasar daging dari ayam kampung yang masih muda. Daging ayam dibakar kemudian dibumbui dengan semacam saus yang terbuat dari cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam.

Sajian ini biasanya dinikmati bersama nasi putih, plecing kangkung, bawang goreng, dan kacang goreng.

Dilansir dari Validnews.id, sajian khas ini pertama kali dijual pada 1960 hanya di Karang Taliwang saja. Seiring waktu, kuliner ayam bakar pedas ini semakin dikenal luas hingga ke luar Kota Mataram.

Kesuksesan tersebut membuat semakin banyak rumah-rumah makan yang menjajakan sajian khas ini. Kini, Ayam taliwang telah dijajakan di restoran-restoran di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Sate Bandeng Khas Banten, Diciptakan oleh Juru Masak Sultan Hasanuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.