Tape Singkong, Makanan Tradisional yang Tak Lekang oleh Waktu

98
Tape Singkong
Foto: id.depositphotos.com

1001indonesia.net – Tape singkong merupakan makanan tradisional yang terbuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tape singkong dikenal dengan nama peuyeum.

Untuk membuat tape singkong, pertama-tama singkong dikupas lalu dibersihkan. Selanjutnya, singkong dikukus hingga matang, kurung lebih selama 30 menit. Singkong yang sudah matang didinginkan hingga mencapai suhu ruang selama sekitar 1 jam, kemudian ditaburi dengan ragi.

Singkong yang telah diberi ragi lalu dimasukkan ke dalam sebuah wadah khusus untuk proses fermentasi selama 2-3 hari.

Proses fermentasi akan menghasilkan tape yang rasanya manis sedikit asam dan beraroma alkohol. Rasa manis tape berasal dari ragi yang memecah karbohidrat dalam singkong menjadi gula sederhana. Inilah yang membuat makanan ini bisa terasa manis, meski tidak diberi gula.

Sampai saat ini, makanan tradisional ini masih digemari oleh masyarakat. Selain dimakan langsung, tape singkong juga bisa diolah menjadi beragam makanan lain yang lezat. Mulai dari bolu, brownies, kolak, puding, hingga campuran dalam es buah.

Di pasaran, kita dapat menjumpai tape singkong dalam kemasan yang beragam, dari pembungkus sederhana, kotak plastik, kotak anyaman bambu (besek), hingga pembungkus karton.

Baca juga: Olahan Singkong, Makanan Khas Nusantara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.