Sasando, Alat Musik Petik Khas Nusa Tenggara Timur

314
Sasando
Sasando (Foto: wacana.co)

1001indonesia.net – Alat musik tradisional sasando atau sasandu merupakan mahakarya budaya masyarakat Nusa Tenggara Timur. Penciptanya sangat kreatif dan memiliki tingkat kecerdasan tinggi. Itu sebabnya, di kala alat musik tradisional lain terpinggirkan oleh alat musik yang lebih modern, alat musik kuno yang sudah ada sejak abad ke-7 ini tetap lestari dan bahkan mendunia.

Sasando merupakan jenis alat musik petik yang mampu menghasilkan bunyi gabungan 3 alat musik sekaligus, yaitu harpa, piano, dan gitar. Setidaknya ada dua jenis alat musik yang bentuknya mirip harpa ini, yaitu yang berasal dari daerah Rote dan Sabu.

Di dua daerah tersebut, pohon lontar banyak dimanfaatkan. Buahnya dibuat gula dan minuman, daunnya dimanfaatkan sebagai atap, tempayan, ember, dan juga sebagai resonator dari alat musik sasando.

Daun lontar yang digunakan sebagai bahan resonator adalah daun yang telah cukup umur. Daun tersebut dimasak kemudian diikatkan satu sama lainnya. Rangkaian dari daun-daun tersebut akan menghasilkan bentuk menyerupai separuh bejana yang tengahnya menggembung seperti periuk.

Di tengah rangkaian daun tersebut dipasangkan sebuah tabung terbuat dari bambu. Bagian ini merupakan bagian inti dari alat musik ini. Panjangnya sekitar 40 cm dengan diameter sekitar 11 cm. Di tabung ini dipasang sepuluh hingga 12 dawai. Agar dapat berbunyi, setiap dawai diberikan senda (penyangga) yang terbuat dari kayu atau bambu, fungsinya untuk menegangkan dan mengangkat dawai.

Bagian kepala dan kaki terbuat dari kayu. Kedua ujung dawai diikatkan pada paku-paku yang terbuat dari kayu juga. Paku bagian atas dapat diputar-putar untuk mengatur ketegangan dawai.

Di Nusa Tenggara Timur, sasando dimainkan untuk berbagai keperluan, seperti menghibur kerabat atau orang yang berduka cita, sebagai pengiring tarian dan upacara adat, menyambut tamu penting, atau sekadar sebagai hiburan. Belakangan alat musik tradisional yang bersuara merdu ini semakin populer sehingga banyak dinikmati sebagai musik penghibur.

LEAVE A REPLY

4 + three =