Lempah Kuning, Lezatnya Kuliner Khas Bangka

611
Lempah Kuning Bangka
Lempah Kuning Bangka (Foto: visitbangkabelitung.com)

1001indonesia.net – Jika kebetulan Anda berkunjung ke Pulau Bangka, jangan lupa untuk mencicipi lempah kuning. Olahan berbahan baku ikan segar ini kaya akan rasa, membuat ketagihan bagi siapa saja yang pernah mencobanya.

Suku asli Pulau Bangka, Suku Lom, telah memiliki resep memasak hidangan lempah kuning. Ini menandakan bahwa hidangan ini telah dikonsumsi masyarakat Bangka Belitung semenjak ratusan tahun lalu.

Hidangan berbahan dasar ikan laut ini dijadikan lauk makan sehari-hari masyarakat Bangka Belitung. Hidangan ini juga populer sebagai pelengkap berbagai macam acara. Jika masyarakat Pulau Bangka menyebutnya dengan istilah lempah kuning, masyarakat Pulau Belitung menyebutnya sebagai gangan.

Lempah kuning merupakan makanan khas Pulau Bangka yang terbuat dari olahan ikan segar yang dipadupadankan dengan beragam bumbu, seperti kunyit, lengkuas, bawang, cabe rawit, terasi, dan potongan buah nanas. Ikan beserta bumbu-bumbu tersebut kemudian dimasak hingga air mendidih.

Buah nanas dalam lempah kuning memberikan aroma harum dan campuran rasa asam-manis. Sebetulnya masakan ini mirip asam pedas di Riau, atau pindang di Sumatra Selatan.

Lempah kuning sebagai kuliner khas Bangka ini juga menggambarkan kondisi geografis dan sumber daya alam yang dimiliki daerah ini, yaitu laut dan daratan. Tinggal kepulauan yang dikelilingi oleh laut membuat ikan menjadi elemen penting dalam kuliner masyarakat Bangka. Dalam berbagai perhelatan dan perayaan, ikan selalu hadir sebagai sajian penting.

Di sisi lain, kekayaan rempah yang ada dalam hidangan ini menggambarkan kekayaan bumbu yang dimiliki wilayah daratan. Itu sebabnya, hidangan ini dianggap sebagai lambang perpaduan antara orang laut dan orang darat.

Kata lempah berasal dari gabungan lem yang berarti mencampur atau merekatkan, dan pah dari kata rempah. Bagi orang Bangka Belitung, warna kuning keemasan yang dihasilkan kunyit dan rempah lainnya merupakan lambang kekayaan, kebahagiaan, dan kejayaan.

Lempah kuning terasa ringan dan segar karena kuahnya encer. Pedasnya cabai rawit serta asam-manisnya nanas menjadikan masakan ini kaya akan sensasi. Ditambah lagi dengan harumnya aroma belacan (terasi) khas Bangka yang menjadikan sajian ini semakin istimewa.

Makanan yang disebut juga dengan nama lempah laut atau lempah nanas ini diklaim sebagai masakan paling khas dan paling populer di seantero pulau Bangka. Di warung, rumah makan, bahkan dalam sajian menu sehari-hari, lempah kuning masih menjadi sajian yang paling banyak dimasak di Bangka.

Ikan yang digunakan sebagai bahan dalam sajian ini pun bervariasi, seperti tenggiri, ikan bulat, manggala, ikan kakap, dan ikan seminyak. Namun, yang paling sering dipakai adalah ikan tenggiri dan manggala.

Baca juga: Pantiau, Kuliner Khas Bangka Belitung yang Mirip Kwetiau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.