Gula Aren, Pemanis Tradisional Nusantara yang Kian Populer

144
Gula Aren
Foto:

1001indonesia.net – Selain gula pasir dan gula jawa atau gula merah, masyarakat Indonesia memiliki jenis pemanis lain. Namanya gula aren. Meski kurang dikenal dibanding 2 pemanis lainnya, saat ini keberadaan gula aren semakin populer.

Gula aren (palm sugar) adalah pemanis yang terbuat dari nira yang ada pada tandan bunga pohon enau. Nira merupakan cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren (enau), dan siwalan.

Baca juga: Legen, Minuman Khas Wilayah Pantai Utara (Pantura)

Berdasarkan data dari Ditjen Perkebunan (2015), pohon aren (Arenga pinnata Merr.) menyebar luas di 14 Provinsi Indonesia.

Gula aren ini dikenal sebagai gula alami karena melibatkan pemrosesan yang minim dan tidak ada bahan kimia yang digunakan. Nira dipanaskan untuk menghilangkan kadar air sampai diperoleh sirup kental nan manis. Kemudian proses dilanjutkan hingga berbentuk menjadi kristal.

Kabupaten Lebak merupakan penghasil gula aren terbesar di Indonesia. Jumlah produksinya bisa mencapai ratusan ton per bulan. Di toko perbelanjaan, gula ini tersedia dalam bentuk blok, granular (butiran-butiran kecil), dan cair.

Kopi gula aren

Salah satu hal yang membuat gula ini populer di kalangan masyarakat Indonesia adalah sebagai campuran kopi. Saat ini, kita bisa temukan menu kopi gula aren di banyak kedai kopi.

Dulu, pada umumnya gula aren ditambahkan dalam minuman khas tradisional, seperti es dawet. Kini gula ini juga dikombinasikan pada menu kopi. Keberadaannya memberikan cita rasa yang khas pada kopi.

Kandungan dan khasiat

Gula aren memiliki nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti vitamin C, vitamin B, magnesium, potasium, fosfor, seng, besi, tembaga, dan fitonutrien.

Gula aren juga mengandung fruktosa dan sukrosa yang tinggi sehingga memberikan cita rasa manis alami dan sehat. Selain itu, mengonsumsi gula aren dipercaya sebagai energy booster atau penambah energi saat mengalami kelelahan.

Meski demikian, mengonsumsi gula aren secara berlebihan juga tidak disarankan. Konsumsi yang berlebihan terhadap gula aren bisa menaikkan kadar gula darah, menyebabkan berat badan naik, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Memang makanan apa pun, jika dikonsumsi secara berlebihan, akan tidak baik bagi kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty + fourteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.