Gugus Candi Prambanan, Mahakarya Peradaban Hindu di Indonesia

1177
Candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan mahakarya peninggalan peradaban Hindu di Indonesia. (Sumber: Istimewa)

1001indonesia.net – Gugus Candi Prambanan merupakan lintasan candi yang amat beragam dan luas, dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti yang dikenal sebagai Mataram Hindu.

Gugus Candi Prambanan terdiri dari Candi Brahma-Shiwa-Wisnu beserta Candi Perwara. Tercakup dalam gugus ini adalah candi-candi lain termasuk Sari, Plaosan, Sambisari, Bubrah, Kalasan, Ratu Baka, Sojiwan dan banyak bukti fisik peninggalan. Dalam gugus ini, juga didapatkan suatu informasi mengenai teknologi tradisional, catatan sejarah, dan simbol-simbol persahabatan antarperadaban.

Candi Prambanan sebagai bagian paling utama dari gugusan ini, terdiri dari 3 candi utama, yaitu Candi Brahma (di dalamnya terdapat patung besar Brahma), Candi Siwa (di dalamnya terdapat patung besar Siwa Mahadewa, Ganesha, Durga Mahisasura Mardhini [Lara Jonggrang], Siwa Mahaguru atau Agastya), Candi Wisnu (di dalamnya terdapat patung besar Wisnu).

Tak kalah mengesankan adalah patung lembu suci Nandi (yang menjadi simbol tunggangan Siwa). Patung ini berukuran asli lembu, dengan ukiran yang amat halus. Di bagian Candi Siwa, terdapat relief Ramayana. Di sekeliling 3 candi utama, terdapat Candi Pengapit dan Candi Perwara yang diperkirakan berjumlah sekitar 224 buah (hanya beberapa yang berhasil dipugar menjadi utuh).

Beberapa candi lain yang menjadi bagian penting dari gugusan candi-candi Prambanan adalah Candi Ratu Boko yang menyerupai benteng dengan bangunan gapura besar; Candi Plaosan merupakan satu blok bangunan persegi ke atas (menyerupai candi-candi di Gedong Songo dan Candi Mendut) dengan banyak stupa kecil; Candi Kalasan merupakan satu blok bangunan megah yang menyerupai candi-candi Khmer; serta Candi Sambisari menyerupai sebuah candi di tengah kolam.

Candi lainnya adalah Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Sewu, dan diperkirakan masih banyak lagi yang masih tertutup permukaan tanah. Hal ini menunjukkan bahwa gugusan Candi Prambanan adalah sebuah kawasan luas, penuh dengan bangunan seni tinggi yang diperuntukkan bagi beberapa simbol dan fungsi Hindu-Buddha.

Sebagaimana juga terdapat di Gugusan Candi Borobudur, terdapat ukiran simbol-simbol serupa seperti Kinara-Kinari, Kalpataru, stupa, singa penjaga, dan makara (yang juga dipakai sebagai pengalir air).

1 Komentar

  1. […] tahun 2013, diselenggarakan Festival Ramayana Internasional di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. Dalam festival ini, kita dapat berkenalan dengan “persaudaraan” tari, terutama […]

LEAVE A REPLY

1 × 3 =