Desa Wisata Tembi, Menawarkan Keasrian Kehidupan Pedesaan

83
Desa Wisata Tembi
Desa Wisata Tembi menawarkan keasrian kehidupan pedesaan. (Foto: sikidang.com)

1001indonesia.net – Berdiri pada 1997, Desa Wisata Tembi menawarkan keasrian kehidupan pedesaan. Suasana pedesaan dan aktivitas kerajinan menjadi daya tarik kawasan wisata yang terletak di Kabupaten Bantul ini.

Kawasan pedesaan yang masih sangat asri pun menjadi daya tarik utama Desa Wisata Tembi. Segarnya udara pedesaan, hijaunya areal persawahan, dan kearifan budaya lokal yang masih sangat kental tentu menjadi pengalaman baru bagi wisatawan yang sudah penat dengan sibuknya kehidupan di perkotaan.

Berbagai aktivitas menarik bisa dilakukan disini, di antaranya bercocok tanam. Mulai dari turun langsung ke sawah untuk menanam dan memanen padi, membajak, hingga memandikan kerbau. Ada juga fasilitas berkeliling dengan mengendarai becak, andong, ataupun sepeda.

Pengunjung menanam padi di Desa Wisata Tembi. (Foto: nativeindonesia.com)

Desa wisata ini juga menyediakan paket wisata kuliner tradisional. Pengunjung dapat bersama merasakan pengalaman masak masakan tradisional dengan cara yang juga tradisional. Selain itu, pengunjung juga dapat belajar membatik langsung di bawah bimbingan para pembatik professional.

Salah satu tempat yang bisa dikunjungi di desa wisata ini adalah Museum Rumah Budaya Tembi (Tembi House of Culture), tempat menyimpan dokumentasi sekaligus memberikan informasi tentang sejarah dan budaya Jawa.

Rumah Budaya Tembi (anishidayah.com)

Rumah budaya ini sering menyelenggarakan berbagai kegiatan seni budaya, seperti pameran seni rupa, pertunjukan seni tradisional maupun kontemporer, pentas tari dan teater, musik, hingga pembacaan puisi. Museum ini beroperasi secara swadaya.

Di tengah kondisi pandemi ini, destinasi wisata ini tetap menerima pengunjung. Tentu saja dengan standar protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. Demi keamanan, disediakan wastafel, thermo gun, dan handsanitizer. Juga dilakukan penyemprotan disinfektan rutin 1 minggu sekali di rumah-rumah penduduk yang dipakai untuk menginap.

Baca juga: Museum Tani Jawa Tawarkan Pengalaman Bertani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.