Candi Sumur, Dibangun Untuk Mengenang Kerabat Raja Majapahit

160
Candi Sumur
Foto: Mawan Sidarta/Kompasiana.com)

1001indonesia.net – Candi Sumur terletak di Dusun Candipari Wetan, Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasinya tak jauh dari Candi Pari. Kedua candi tersebut berasal dari zaman yang sama.

Alasan bangunan kuno tersebut dinamakan Candi Sumur karena di bagian dalamnya terdapat sebuah sumur yang saat ini telah mengering. Sama seperti Candi Pari, peninggalan purbakala ini juga ditemukan tanggal 10 Oktober 1906.

Keadaan bangunan candi sudah tidak utuh lagi, yang tersisa hanya dinding sisi timur dan selatan, lantai, dan pondasi bangunan. Meskipun restorasi telah dilakukan, hasilnya kaki, badan dan atap tidak sepenuhnya utuh.

Candi itu dibangun dari susunan bata. Bangunan menghadap ke barat. Berdenah bujur sangkar 8 m x 8 m, Candi Sumur berukuran lebih kecil daripada Candi Pari.

Tidak ada relief, baik di kaki maupun di tubuh candinya. Anak tangga yang terletak di sisi selatan candi sangat curam, karena pipi tangganya sudah hilang.

Lingga yoni yang awalnya terletak di bilik candi, kini tidak ditemukan lagi. Atas dasar ciri inilah dapat diperkirakan bangunan kuno ini berlatar agama Hindu.

Candi peninggalan Kerajaan Majapahit ini diperkirakan didirikan sezaman dengan Candi Pari, sekitar abad ke-14 M.

Sama dengan Candi Pari, cerita lisan dari masyarakat setempat mengisahkan bahwa candi ini didirikan untuk mengenang hilangnya seorang kerabat Raja Majapahit yang tidak bersedia tinggal di Istana. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.