Candi Morangan, Peninggalan Mataram Hindu di Selatan Merapi

80
Candi Morangan
Candi Morangan berada di Dusun Morangan, Desa Sindu-martani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: gpswisataindonesia.info)

1001indonesia.net – Candi Morangan berlokasi di Dusun Morangan, Kelurahan Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini berada di tengah perkampungan penduduk. Nama candi diambil dari nama dusun tempat bangunan ini berada.

Lokasi peninggalan Kerajaan Mataram Hindu ini terletak sekitar 100 meter di sebelah barat Sungai Gendol, sebuah sungai di Sleman yang menjadi salah satu tempat aliran lahar Gunung Merapi.

Sama seperti candi-candi lainnya di sekitaran Gunung Merapi, aliran lahar mengubur sebagian bangunan Candi Morangan. Hal itu dapat dilihat dari keadaan candi masa kini. Bongkahan-bongkahan batu dan kerikil masih menempel di sebagian candi. Letak candi ini memang hanya berjarak sekitar 16 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Candi Morangan berlatar belakang agama Hindu. Terdapat peninggalan Yoni di candi utamanya. Dulu, sisi utara, barat, dan selatan tubuh candi terdapat relung berisi arca. Peninggalan tersebut kini telah diamankan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta.

Meski berlatar Hindu, Candi Morangan memiliki panel relief yang diperkirakan merupakan bagian cerita Tantri Kamandaka. Relief itu menceritakan kisah harimau yang tertipu oleh seekor kambing dan biasanya hanya ditemukan di candi berlatar belakang Buddha.

Bangunan candi terdiri atas candi induk dan candi perwara, semuanya berbahan dasar batu andesit. Candi induk menghadap ke barat, sementara candi pendamping menghadap timur. Konstruksinya tidak jauh berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah dan Yogyakarta lainnya.

Candi Morangan memang tidak sepopuler dan sebesar Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun keberadaannya tetap saja merupakan saksi bisu sejarah kejayaan peradaban Nusantara di masa silam.

Tidak diketahui dengan pasti kapan candi ini dibangun. Diperkirakan candi Hindu ini dibangun pada abad ke-9 dan ke-10, bersamaan dengan dibangunnya candi-candi lainnya oleh Kerajaan Mataram Kuno.

Candi Morangan ditemukan pada 1884. Saat itu, kondisi candi masih berupa reruntuhan yang setengah terkubur dan diselimuti semak dan pepohonan. Saat ini lokasinya berada sekitar 2,5 meter di bawah permukaan tanah.

Sampai sekarang, Candi Morangan belum sepenuhnya selesai dipugar. Bangunan candi yang dapat dijumpai untuk saat ini adalah bagian tubuh dan kaki candi. Sementara bagian candi lainnya masih tampak seperti reruntuhan.

Baca juga: Pesona Candi-candi di Kabupaten Sleman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − 12 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.