Seruit, Kelezatan Olahan Ikan Khas Lampung

156
Seruit Khas Lampung
Seruit menjadi menu utama yang disantap saat orang Lampung kumpul bersama (nyeruit). (Foto: katadata.co.id)

1001indonesia.net – Sebagai negara maritim, ikan menjadi salah satu lauk utama di Indonesia. Di antara olahan ikan yang melegenda adalah seruit. Kuliner khas Lampung ini bahkan diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2015.

Seruit adalah masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambal terasi, tempoyak, atau bisa juga sambal mangga. Tempoyak adalah jenis makanan khas etnis Melayu di Pulau Sumatra, terbuat dari durian yang sudah melalui proses fermentasi.

Perpaduan rasa dari sambal terasi dan sambal tempoyak atau sambal mangga, memberikan cita rasa pedas, asam, dan manis yang menambah kenikmatan saat menyantap seruit.

Baca juga: Pedasnya Beragam Sambal Khas Indonesia

Biasanya yang digunakan adalah ikan sungai, seperti belide, baung, layis, dan lain-lain. Karena lampung dekat dengan laut, bisa juga digunakan ikan laut. Makanan ini dilengkapi dengan lalapan.

seruit merupakan makanan khas masyarakat Lampung Pepadun. Olahan ikan ini biasanya menjadi makanan utama saat kumpul bersama. Seperti masyarakat Indonesia di daerah lainnya, orang Lampung juga gemar berkumpul dan bersilaturahmi. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan.

Orang Lampung menyebut tradisi makan bersama saat acara kumpul-kumpul sebagai nyeruit. Tradisi kumpul dan makan bersama ini mengandung nilai kekeluargaan yang kuat. Seruit jadi menu wajib saat momen berkumpul tersebut.

Proses pembuatan olahan ikan khas Lampung ini tidaklah sulit. Sebelum digoreng, ikan akan dilumuri dulu dengan bawang putih, garam, ketumbar, kunyit, dan jahe yang sudah dihaluskan. Setelah bumbu meresap, barulah ikan tersebut digoreng.

Kalau ikannya dibakar, saat sudah setengah matang ikan akan dioles dengan kecap dan campuran bumbu yang dihaluskan. Ikan kemudian dibakar lagi hingga matang.

Ikan yang sudah dibakar ataupun digoreng disajikan bersama sambal dan aneka jenis lalapan. Makanan ini akan sangat cocok dinikmati bersama sepiring nasi hangat.

Setelah menyantap seruit yang bercita rasa pedas, masyarakat Lampung biasa meminum serbat kweni. Minuman khas Lampung ini terbuat dari mangga kweni yang diserut tipis-tipis, lalu diberi air gula, susu kental manis, dan es batu. Rasanya segar banget, dan mampu mengobati rasa pedas setelah menyantap seruit.

Baca juga: Ikan Rinuak, Renyahnya Suguhan Khas Danau Maninjau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.