Martabak, Jajanan Populer yang Digemari Masyarakat Indonesia

122
Martabak Manis
Martabak Manis (Foto: fimela.com)

1001indonesia.net – Martabak pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Hampir di semua daerah pasti ada yang menjajakannya, mulai dari kota sampai ke desa. Rasanya yang enak dan harganya yang terjangkau membuat makanan ini sangat populer di Indonesia.

Jajanan ini ada dua jenis, yaitu martabak manis dan martabak asin (telur). Martabak manis bernama asli Hok Lo Pan, yang berarti “kue orang Hok Lo.” Hok Lo Pan merupakan makanan khas orang-orang Hakka, etnis Tionghoa yang tinggal di Kepulauan Bangka Belitung.

Taburan Hok Lo Pan dulunya hanya berupa gula dan wijen sangrai. Kini taburan untuk makanan ini lebih bervariasi. Yang paling banyak ditemui adalah cokelat, kacang, dan keju. Anda juga bisa menjumpai beragam inovasi untuk topping jajanan ini, mulai dari strawberry, cokelat Toblerone, red velvet, dan sebagainya.

Makanan ini juga semakin banyak dikenal dan menyebar hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Hok Lo Pan kemudian dikenal dengan sebutan kue rembulan (terang bulan) karena bentuknya yang bulat dan berwarna kuning. Hingga saat ini, beberapa daerah menyebut martabak manis sebagai kue terang bulan.

Martabak Telur
Martabak Telur (Foto: tribuntravel.com)

Sedangkan martabak telur, pada awalnya merupakan makanan khas India bernama Moortaba. Pada 1930, makanan ini dibawa oleh Abdullah bin Hasan Almalibary dan Ahmad bin Kyai Abdul Karim ke Lebiaksu, Tegal. Moortaba kemudian dimodifikasi penggunaan bahan-bahannya. Terciptalah makanan baru yang ternyata menjadi sangat berbeda dengan Moortaba India.

Pada awalnya martabak telur ini sangat populer di Tegal dan banyak dibawa oleh masyarakat sebagai bekal merantau ke beberapa kota di Pulau Jawa hingga akhirnya makanan ini tersebar luas ke seluruh kawasan di Indonesia.

Sampai saat ini, kedua jenis martabak ini menjadi jajanan populer masyarakat Indonesia. Rasanya yang pas di lidah, adanya variasi rasa yang sesuai selera, penyajiannya yang praktis, dan harganya yang terjangkau membuat makanan ini menjadi sajian sering digunakan sebagai oleh-oleh saat berkunjung ke rumah teman dan saudara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.